Agama dan seni adalah dua hal yang menjadi kebutuhan penting manusia. Agama sebagai panutan dalam menjalani kehidupan, sedangkan seni sebagai hal yang memperindah kehidupan. Sehingga keduanya saling melengkapi. Hal inilah yang diekspresikan para tenaga kependidikan UII sebagaimana tergambar dalam acara Festival Kesenian Pegawai UII. Acara tersebut berlangsung di halaman Auditorium Prof. Abdul Kahar Muzakkir UII pada Senin (10/9).

Para sivitas akademika UII nampak antusias dalam memberikan dukungan bagi beberapa kelompok penampil dari fakultas-fakultas di UII. Mereka menampilkan berbagai lagu-lagu dan kesenian bernafaskan Islam, seperti kesenian hadrah, khasidah, gambus, sholawat, nasyid, dan lagu-lagu religi kontemporer. Penampilan mereka akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari, Dr.-Ing. Ilya Maharika, MA, Dr. Muhammad Roy Purwanto, MA, dan Moh. Hasyim, SH, M.Hum.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni, Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag turut mengapresiasi penyelenggaraan acara yang menurutnya mewakili isi statuta UII yakni menyebarluaskan aktifitas di bidang pendidikan, seni, dan budaya yang bernafaskan Islam. Terlebih turut terlibatnya tenaga kependidikan UII dalam acara ini semakin membuat acara terlihat semarak.

Sedangkan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI) UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, S.H., M.Hum menyampaikan penyelenggaraan acara guna menyambut dan memeriahkan tahun baru Islam, 1 Muharrom 1440 Hijriah. “Kami sampaikan apresiasi kepada para seniman dan seniwati UII yang akan tampil nanti. Ini sekaligus menunjukkan bahwa nilai Islam dapat selaras dengan kesenian”, terangnya.

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama antara DPPAI UII dan Ikatan Keluarga Pegawai (IKP) UII. Di samping festival kesenian, pihaknya juga menyelenggarakan pengajian akbar yang berlangsung pada malam harinya oleh KH. Henry Sutopo dari Krapyak Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua Umum IKP UII, Moh. Hasyim, SH, M.Hum mengatakan ini kali pertama digelar acara pertunjukan kesenian yang melibatkan para tenaga kependidikan UII. Menurutnya, hal tersebut sangat potensial untuk semakin dikembangkan menjadi acara yang lebih besar dengan melibatkan sivitas akademika UII lainnya, seperti dosen dan mahasiswa. “Saya berharap acara seperti ini tidak hanya pada tahun ini tapi juga diteruskan di tahun-tahun berikutnya dengan format yang lebih baik”, katanya.

Berdasarkan penilaian dewan juri, penampil Hadroh dari Fakultas Ekonomi UII tampil sebagai juara pertama, diikuti oleh Akustik RectoArt dari Rektorat UII, dan Juara III oleh Hadroh Kita FTI UII.