Universitas Islam Indonesia

Studi Ekskursi Mahasiswa Arsitektur UII E-mail
Friday, 27 August 2010

ImageBertempat di Riverside Homestay Jl. Pakem – Turi Desa Candibinangun Sleman pada Rabu (25/8), Sekitar 80 mahasiswa jurusan arsitektur FTSP UII mengikuti kegiatan studi ekskursi, yakni kegiatan perkuliahan di luar kelas dengan berkunjung secara langsung lapangan ke objek studi sesuai dengan kasus disain. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada para mahasiswa terkait dengan kasus rancangan pada mata kuliah perancangan arsitektur, dimana salah satunya adalah pengembangan disain dan perbaikan daerah pinggiran sungai menjadi kawasan waterfront. Jurusan arsitektur FTSP UII sendiri pada mata kuliah-mata kuliah perancangan arsitektur tahun 2010 akan mencoba melakukan proses disain di kawasan jetis Yogyakarta.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut mahasiswa terbagi menjadi 8 kelompok dimana disetiap kelompoknya dibimbing oleh satu dosen mata kuliah. Adapaun para dosen yang hadir dan menjadi pembimbing yakni, Dr. Ir. Sugini, MT, Ir. Munichy B. Edrees, M.Arch. IAI, Ir. Arman Yulianta, MURP, Ir. Supriyanta, M.Si, Ir. Etik Mufida, M.Eng, Ir. Hastuti Saptorini , MA, Ir. Rini Darwati, MT. serta Nensi Golda Yuli, ST., MT, yang juga bertindak sebagai koodinator mata kuliah Perancangan Arsitektur 3.

Ditemui dilokasi kegiatan Nensi Golda Yuli menyampaikan, lokasi studi dipilih karena memiliki kesamaan fungsi dan berada di pinggir sungai, sehingga mahasiswa dapat memperoleh gambaran umum tentang kasus bangunan yang akan didisainnya nanti. Beberapa hal yang menjadi pengamatan bagi para mahassiwa diantaranya adalah sistem struktur rangka, strategi pemanfaatan kontur tepian sungai, setrategi pencahayaan alami, setrategi terhadap curah hujan dan penghawaan alami di home stay.

Nensi Golda Yuli menambahkan, kegiatan yang dilakukan merupakan sebuah inovasi pembelajaran sekolah-sekolah arsitektur  yang menuntut adanya pemahaman langsung dari sebuah karya disain, dimana salah satunya melalui kegiatan melihat langsung, merasakan hingga merekam elemen-elemen arsitektur yang dapat mendukung sebuah gagasan disain.

“Mahasiswa diberikan pengalaman untuk tidak selalu melakukan proses perancangan didalam kelas saja secara tekstual dan toritis, namun mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di lapangan dari karya-karya disain yang telah dibangun”, pungkas beliau.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map