| Syawalan dan Pelepasan Jamaah Haji Keluarga Besar UII |
|
| Friday, 02 October 2009 | |
|
Sudah menjadi tradisi bagi keluarga besar Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan syawalan pada hari pertama masuk kantor setelah libur Idul Fitri. Syawalan keluarga besar UII tahun ini berlangsung pada Selasa (29/9) yang lalu di Auditorium Kahar Muzakir. Acara ini tampak menjadi hari pelengkap kebahagiaan bagi para sivitas akademika UII setelah melaksanakan puasa penuh satu bulan. Sebagaimana mestinya, acara ini dimanfaatkan dengan maksimal untuk saling memaafkan satu sama lainnya. Melalui sambutannya, Dr. Lutfi Hasan, Ketua Pengurus Yayasan Badan Wakaf, mengingatkan bahwa bulan Ramadhan merupakan sarana latihan bagi setiap muslim agar menjadi insan lebih baik setelah bulan Ramadhan berlalu. Menurutnya, efek dari bulan suci itu akan terlihat ketika Ramadhan berakhir. Mantan Rektor UII ini kemudian mengilustrasikannya dengan prediksi kondisi UII ke depan. “Apakah dengan berakhirnya puasa Ramadhan, menimbulkan efek lebih baik ke depan bagi UII?”, tanyanya menggelitik.
Suasana keakraban sangat terasa sejak awal berlangsungnya acara ini. Terlebih, ketika sesi akhir acara yang diisi dengan acara bersalaman dan saling memaafkan antar seluruh sivitas UII. Walaupun sejak awal hadir di Auditorium Kahar Mudzakir sudah ada sebagian karyawan yang bersalaman dan saling mengucapkan permohonan maaf, keakraban dan suasana hangat masih sangat terasa. Selain Syawalan, tanggal 29 September yang lalu juga terdapat acara pelepasan jamaah haji dari UII. Tahun ini, jamaah yang berangkat berjumlah 27 orang saja atau berkurang dari tahun sebelumnya. Menurut Rektor, menurunnya angka jamaah haji UII tahun ini (paling tidak) disebabkan dua hal, yaitu masalah birokrasi serta dosen dan karyawan UII yang sudah banyak menunaikan ibadah haji. “Selain birokrasi pemberangkatan haji tahun ini sangat sulit dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, para dosen dan karyawan UII memang sudah banyak yang menunaikan ibadah haji”, katanya. ![]() Syawalan dan Pelepasan Jama'ah Haji 1430 H
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa dengan susahnya pengurusan birokrasi ini, seorang jamaah yang mendaftar tahun bisa jadi baru bisa diberangkatkan 3-4 tahun ke depan. Sementara terkait dengan karyawan, Rektor mengungkapkan bahwa untuk dosen di seluruh UII sudah hampir 80% melaksanakan ibadah haji. Walaupun demikian, Rektor tetap mengharapkan di tahun-tahun mendatang jumlah jamaah haji UII bisa lebih meningkat lagi. |