Index News.....
Seminar Nasional di UII hadirkan Menteri Ristek 


| Seminar Nasional di UII hadirkan Menteri Ristek |
|
|
|
| Monday, 28 June 2010 | |
|
Rektor UII, Prof Dr H Edy Suandi Hamid M.Ec dalam sambutannya mengungkapkan keprihatinan rendahnya perkembangan riset dan teknologi di Indonesia. Indonesia bahkan masih tertinggal dari negara-negara tetangga macam Malaysia atau Thailand. “Yang membuat kita prihatin, bahwa fakta ini terjadi di tengah kehebatan bangsa lain yang efektif menjadikan kemajuan Iptek sebagai kontribusi signifikan pembangunan ekonomi bangsa mereka” tambahnya. Seminar ini menurut Rektor, juga merupakan salah satu tekad kita untuk ikut berpartisipasi dalam rangka pembangunan bangsa. Dan kewirausahaan merupakan isu strategis yang sudah mulai terimplementasi ke dunia akademik sebagai langkah pengentasan pengangguran. “Seminar nasional ini semakin sempurna ketika orientasinya adalah pembentukan mental kewirausahaan bagi pesertanya” papar Rektor. Menurut Suharna, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Ristek terus memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berhasil berinovasi di bidang teknologi. Walaupun demikian Kemenristek tetap selektif dalam menentukan riset mana yang temuannya sejalan dengan program nasional. Dia menjelaskan, ada tujuh agenda riset nasional yang perlu mendapat dukungan dari para peneliti. Ketujuh agenda tersebut yaitu riset di bidang pangan, energi, pertahanan keamanan, transportasi, Information dan Communication Technologies (ICT), serta bidang kesehatan dan material baru. Selanjutnya kementerian ristek ingin mengkoordinasikan riset untuk terlibat dalam setiap permasalahan yang ada di masyarakat. Inovasi-inovasi yang tertuang dalam riset, nantinya harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebagai salah satu instrumen pembangunan, riset harus diawali dengan memetakan dulu kebutuhan masyarakat. Seminar Nasional ini merupakan bagian dari rangkaian acara Temu Wilayah Mahasiswa Se-Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang berlangsung sejak Sabtu (26/6). Selain seminar, juga diadakan training teknologi Remote Sensing, penganugerahan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi (MITI Award), serta Pemberian Hibah dari MITI. Remote sensing atau pengindraan jauh merupakan teknologi yang dalam aplikasinya sangat terkait dengan penelitian antariksa. Dengan pemanfaatan satelit penelitian tentang aktivitas yang ada di bumi akan lebih mudah. Training teknologi remote sensing kali ini diberikan oleh tim dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN). Training diisi dengan pengenalan dasar, dilanjutkan dengan praktek dan demonstrasi teknologi. Wakil Rektor III UII, Ir Bachnas M.Sc yang hadir dalam kegiatan memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya training remote sensing di UII ini. Menurutnya, pemahaman teknologi bagi generasi muda menjadi sesuatu yang urgen. “Siapa lagi yang akan meneruskan bangsa kalau bukan kita sendiri” tambah beliau. Sementara itu Nur Isnaini (Undip), Rama Rizana (UMY), dan Suryandaru (Undip) menerima MITI Award masing-masing pemenang 1, 2, dan 3. Sedangkan untuk penerima Hibah MITI didapat 2 tim dari UGM dan 1 tim dari UNNES. |