Universitas Islam Indonesia

Selamat datang di website Universitas Islam Indonesia Telah dibuka pendaftaran PMB untuk Prodi Pendidikan Kimia, informasi lebih lanjut hubungi: 0274 898444 ext. 1234 Selamat atas diraihnya Akreditasi B oleh BAN PT pada Program Magister Ilmu Ekonomi UII
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Kuliah Umum Prodi Hukum Islam dan Prodi Ekonomi Islam FIAI UII E-mail
Thursday, 21 October 2010

ImagePerkembangan ekonomi Islam di Indonesia saat ini dirasa telah berada pada momentum yang tepat. Saat ini makin banyak bank-bank konvensional yang membuka unit usaha syariah. Dengan perkembangan ini, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, pada 2010 industri perbankan syariah membutuhkan sekitar 7.100 sumber daya manusia (SDM).  Proyeksi tersebut dihitung berdasarkan skenario moderat BI tahun ini dengan pertumbuhan aset mencapai Rp 97 triliun. Sehingga, pada 2010 diperkirakan jumlah total SDM perbankan syariah mencapai 21.896 orang.

Demikian antara lain disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad, M.Ag., Ketua STEI Yogyakarta, dalam kuliah umum Prodi Hukum Islam dan Ekonomi Islam FIAI UII pada Kamis (21/10). Lebih lanjut Muhammad menjelaskan bahwa SDM yang mendukung iB (ai-Bi) perbankan syariah bukanlah SDM dengan kompetensi yang marginal pas-pasan. Bahkan sebaliknya, SDM yang dicari dan dibutuhkan haruslah SDM yang multi dimensi, yang memiliki kompetensi lintas keilmuan: kompetensi sebagai ahli investasi, sekaligus ahli keuangan dan perbankan, beretika serta memahami sharia compliancy. “Untuk memenuhi kebutuhan SDM dengan kompetensi lengkap seperti ini proses rekruitmen dan pelatihan baik secara kualitatif maupun kuantitatif harus terus dilakukan,” Muhammad menjelaskan.

Selain Muhammad, kuliah umum yang berlangsung di Auditorium FTI UII ini juga menghadirkan Dr. Drs. Dadan Muttaqien, S.H., M.Hum., yang membahas sejumlah permasalahan hukum di bidang perbankan syariah. Industri perbankan syariah yang pada Juni 2010 telah mencapai pangsa pasar sebesar 2,8% menurutnya memiliki potensi berkembangnya permasalahan seputar transaksi keuangan di bidang syariah maupun persoalan hukum lainnya. Hal ini menurut alumni Program Doktor Ilmu Hukum Undip ini memerlukan penguatan kompetensi pengadilan yang menangani perbankan syariah.

Namun demikian, Dadan menilai masih terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian berbagai pihak. Beberapa waktu lalu, Dadan mencontohkan, terjadi penolakan pengajuan perkara terkait perbankan syariah oleh pengadilan. Penolakan ini tentu saja merupakan pukulan telak bagi Mahkamah Agung karena menunjukkan belum maksimalnya pemahaman hakim terkait kompetensi hukum sekaligus indikasi masih lemahnya fungsi sosialisasi hukum di lembaga sekelas Mahkamah Agung. Di sisi lain, Dadan juga melihat adanya persoalan mendasar berupa kerancuan wewenang akibat munculnya UU tentang Kekuasaan Kehakiman yang mengakibatkan munculnya dua peradilan, yaitu peradilan agama dan peradilan umum sebagai peradilan yang berhak menyelesaikan sengketa syariah.

Melalui kuliah umum yang diselenggarakan Prodi Hukum Islam dan Prodi Ekonomi Islam tersebut, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan informasi praktis dan akademik terkait bidang studi yang saat ini tengah digeluti. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu membandingkan dan menerapkan pengetahuan akademis yang telah didapatkan dengan pengalaman atau informasi praktisnya di lapangan malalui paparan narasumber.

Tema berkaitan dengan perbankan syariah sengaja diangkat meningnat besarnya pasar industri bagi lulusan kedua prodi di masa mendatang. Penguatan kualitas mahasiswa di bidang tersebut, diharapkan nantinya akan membantu mempermudah mereka memasuki dunia kerja.




Share this Article ...
Live!Facebook!twitter!MySpace!Furl!Yahoo!
 
About University
Campus Facilities
Centers and Departments
Directorate
Faculty and Programmes
Laboratory
Prospective Students
Student Affairs
Scholarship
Media Relations
Contact
Web Directory
Blog
Email
Map of Campus
Site Map