| DPPM Adakan Workshop Penyusunan Proposal Hibah KKN-PPM |
|
| Wednesday, 04 April 2012 | |
|
Demikian diungkapkan Dra. Suhartini, M.Si dari Fakultas Ekonomi UII yang juga Kepala Pusat KKN UII di hadapan staff edukatif di lingkungan UII dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) saat menerangkan kebijakan pusat KKN UII dalam workshop Penyusunan Proposal Hibah Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Indonesia (DPPM-UII) pada Selasa (4/03). Acara yang berlangsung di ruang sidang DPPM terlebih dahulu diawali sambutan terkait arahan dan kebijakan program DPPM UII oleh Dr.-Ing.Ir Widodo, M.Sc selaku direktur DPPM. Dra. Suhartini menambahkan, KKN-PPM diarahkan sebagai proses pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus sebagai wahana pemberdayaan masyarakat. Pola KKN ini menurutnya direncanakan dan dilaksanakan secara sitematis berdasarkan tema yang digali dari potensi masyarakat, dirumuskan, dan dilaksanakan bersama masyarakat. “KKN-PPM ini diharapakan dapat lebih meningkatkan empati, kepedualian, kerjasama mahasiswa secara multidisipliner dan kontribusi daya saing daerah dan nasional, serta mendorong terciptanya learning community” ungkapnya. Dr. Wisnu Nurcahyo, dosen UGM yang menjadi pembicara lain dalam acara ini menjelaskan tentang penyusunan proposal Hibah KKN-PPM. Ia menyampaikan materi terkait standar proposal berkualitas yang meliputi tema dan alur pembuatannya, serta strategi meraih dana hibah tersebut. Menurutnya, proposal yang baik harus memenuhi standar akademik dan mengikuti alur pikir yang jelas. Selain proposal juga harus berbobot dan layak jual. Pembicara lain yang juga hadir dalam acara tersebut, di antaranya Khusniyah Purwani, SE.,M.Si yang menjabarkan tentang presentasi contoh proposal yang didanai dan kiat sukses meraih hibah pengabdian masyarakat dari DIKTI. Selain itu hadir juga Setya Winarno, Ph.D. yang menjelaskan tentang sosialisasi program pengabdian DPPM UII.
|