| Sosialisasi dan Workshop Borang Akreditasi Program Studi |
|
| Thursday, 09 July 2009 | |
|
Direktorat Akademik Universitas Islam Indonesia bekerjasama dengan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengadakan “Sosialisasi dan Workshop Borang Akreditasi Program Studi Tahun 2009” di Gedung Rektorat Lt. 4 Kampus Terpadu UII. Kegiatan yang berlangsung pada Senin-Selasa, 6-7 Juli ini dibuka oleh Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. dan melibatkan seluruh dekan dan kaprodi di UII. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman terkait beberapa perubahan dalam Borang Akreditasi yang pada tahun 2008 mulai digunakan. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa UII selama ini selalu berkomitmen dalam melaksanakan penjaminan mutu baik internal maupun eksternal. Dalam kaitannya dengan penjaminan mutu internal, UII adalah salah satu perguruan tinggi pertama yang menerapkannya di Indonesia. Dan saat ini masih dalam kaitannya dengan penjaminan mutu, UII menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Penjaminan mutu internal yang baik, menurut Rektor akan menjamin terciptanya tujuan-tujuan evaluasi diri dan akreditasi yang selama ini dilaksanakan.
UII, menurut Direktur Akademik, tidak merasa khawatir dengan adanya borang baru tersebut. “UII pada prinsipnya siap dengan borang yang baru karena beberapa item sudah terintegrasi dalam sistem kita. Namun kita perlu melakukan sosialisasi agar semua pihak memahami perubahan yang ada ini,” ungkapnya.
Menurut Direktur Akademik peserta yang hadir menyampaikan masukan terkait hasil kegiatan ini. Diantaranya harapan disusunnya kode etik dosen dalam buku saku agar lebih menjamin peningkatan kinerja dosen. Selain itu, sinergi antara fakultas dan prodi dalam penyusunan borang juga diharapkan peserta dapat terwujud. Penelusuran alumni (tracer study) perlu mendapat perhatian karena merupakan bukti relevansi lulusan di dunia kerja yang akan membantu meningkatkan akreditasi prodi. Adapun komponen penilaian tertinggi dalam borang yang baru, menurut Direktur Akademik adalah pada penelitian. Jika komponen lain bobotnya di bawah 1%, prosentase penelitian mencapai 3% lebih. |