Beasiswa

Universitas Islam Indonesia berkomitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dengan menawarkan berbagai skema beasiswa dan bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dan juga mahasiswa asing melalui pendanaan internal UII maupun sumber dana eksternal dari institusi mitra kami.

Beasiswa

Universitas Islam Indonesia berkomitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dengan menawarkan berbagai skema beasiswa dan bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dan juga mahasiswa asing melalui pendanaan internal UII maupun sumber dana eksternal dari institusi mitra kami.

SASARAN PROGRAM
Sasaran program beasiswa ini adalah mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 yang memiliki kemampuan tinggi menghafal Alquran minimal 15 juz serta memiliki kemampuan akademik tinggi.

JENIS BEASISWA
Beasiswa ini terdiri atas 2 (dua) macam, yakni:

  • Beasiswa Hafiz Alquran 30 Juz
  • Beasiswa Hafiz Alquran 15 Juz

PERSYARATAN
Persyaratan pendaftaran Beasiswa Hafiz Alquran 30 Juz

  1. Dinyatakan lolos seleksi sebagai calon mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 melalui jalur seleksi Penelusuran Hafiz Alquran (PHA).
  2. Calon mahasiswa yang hafal 30 juz dibuktikan dengan syahadah dari mursyid/pengasuh.
  3. Menyerahkan rekomendasi dari mursyid/pengasuh.
  4. Lulus tes hafalan dan seleksi wawancara yang dilakukan oleh Tim Penguji yang telah ditunjuk oleh UII.
  5. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dari sumber lain.

KOMPONEN BEASISWA
Komponen Beasiswa Hafiz Alquran 30 Juz
Sebagai Penerima Beasiswa Hafiz Alquran 30 juz, mahasiswa berhak untuk mendapatkan beasiswa yang meliputi:

  1. Bebas biaya Pendidikan di UII
  2. Bebas Dana Catur Darma
  3. Bantuan Biaya Hidup sebesar Rp. 450.000,- (empat ratus luma puluh ribu rupiah) per bulan.

PERSYARATAN
Persyaratan pendaftaran Beasiswa Hafiz Alquran 15 Juz

  1. Dinyatakan lolos seleksi sebagai calon mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 melalui jalur seleksi Penelusuran Hafiz Alquran (PHA).
  2. Calon mahasiswa yang hafal 15 juz dibuktikan dengan syahadah dari mursyid/pengasuh.
  3. Menyerahkan rekomendasi dari mursyid/pengasuh.
  4. Lulus tes hafalan dan seleksi wawancara yang dilakukan oleh Tim Penguji yang telah ditunjuk oleh UII.
  5. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dari sumber lain.

KOMPONEN BEASISWA
Komponen Beasiswa Hafiz Alquran 15 Juz
Sebagai Penerima Beasiswa Hafiz Alquran 15 juz, mahasiswa berhak untuk mendapatkan beasiswa meliputi:

  1. Bebas biaya pendidikan di UII
  2. Bebas Dana Catur Darma

Rincian dan besaran dana sebagaimana dimaksud sebelumnya ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkaan usulan pengelola beasiswa (Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan – DPK UII)

KUOTA PENERIMA BEASISWA
Kuota penerima Beasiswa Hafiz Alquran adalah 1 (satu) orang per program studi di UII.

JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA
Beasiswa Hafiz Alquran UII diberikan kepada mahasiswa:

  1. Selama menempuh pendidikannya pada program sarjana di Universitas Islam Indonesia dan paling lama sampai semester 8 (delapan) secara berurutan; atau
  2. Selama menempuh pendidikannya pada program diploma di Universitas Islam Indonesia dan paling lama sampai semester 6 (enam) secara berurutan.
  3. Beasiswa akan dievaluasi tiap semester yang berupa evaluasi hafalan dan evaluasi akademik.
  4. Beasisiswa dapat diperpanjang jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan tiap semester oleh universitas.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN SELEKSI
Secara umum, mekanisme pendaftaran untuk mengikuti seleksi Beasiswa Hafiz Alquran adalah dengan mengikuti proses pendaftaran dan seleksi pada pola Penelusuran Hafiz Alquran (PHA) sesuai ketentuan yang berlaku.

WAKTU PENYELENGGARAAN SELEKSI
Seleksi Beasiswa Hafiz Alquran mencakup tes hafalan dan wawancara, dan diselenggarakan bersamaan dengan pola seleksi PHA (lihat jadwal selengkapnya pada Bab Pola Seleksi):

  • Gelombang 1: 6 Maret 2019
  • Gelombang 2: 17 Juni 2019

Catatan: Apabila kuota penerima Beasiswa Hafiz Alquran untuk program studi sudah terpenuhi pada Gelombang 1, maka kuota tersebut tidak dibuka untuk seleksi Gelombang 2.

SASARAN PROGRAM
Sasaran program beasiswa ini adalah mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 yang memiliki prestasi baik akademik amupun non akademik.

PERSYARATAN

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif program sarjana Universitas Islam Indonesia Angkatan 2019, dibuktikan dengan fotokopi Kartu Mahasiswa;
  2. Memiliki nilai rata-rata rapor selama SMA minimal 7,5;
  3. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik (setara dengan skor 450), dibuktikan dengan Sertifikat TOEFL (atau sejenisnya);
  4. Memiliki kemampuan membaca Alquran yang baik, dibuktikan dengan hasil tes Baca Tulis Alquran (BTAQ) oleh Tim Penguji;
  5. Memiliki kepribadian dan karakter yang baik, dibuktikan dengan hasil wawancara psikologis oleh Tim Penguji;
  6. Memiliki prestasi akademik dan non akademik (olahraga, seni, penalaran) selama pendidikan sebelumnya, dibuktikan dengan sertifikat penghargaan; dan
  7. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lain baik internal maupun eksternal, dibuktikan dengan surat keterangan dari Dekan Fakultas.

KOMPONEN BEASISWA
Sebagai Penerima Beasiswa Unggulan Universitas Islam Indonesia, mahasiswa berhak untuk mendapatkan beasiswa yang meliputi:

  1. Bantuan Biaya Pendidikan di UII (bebas biaya SPP tetap, bebas biaya SPP variabel sesuai dengan pengambilan jumlah SKS tiap semester, bebas biaya KKN)
  2. Bantuan Dana Catur Darma sebesar maksimal Rp. 5.000.000,-

Rincian dan besaran dana sebagaimana dimaksud sebeumnya ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkan usulan pengelola beasiswa (Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan – DPK UII)

KUOTA PENERIMA BEASISWA
Kuota penerima beasiswa ditentukan berdasarkan keputusan hasil rapat pimpinan UII dengan pengelola beasiswa (DPK UII).

JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA
Beasiswa Unggulan UII diberikan kepada mahasiswa selama menempuh pendidikannya pada program sarjana di UII dan paling lama sampai semester 8 (delapan) secara berurutan jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan tiap semester oleh universitas.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN SELEKSI 
Secara umum, mekanisme pendaftaran untuk mendapatkan beasiswa adalah dengan mengajukan permohonan secara tertulis disertai dengan bukti-bukti pelengkap sesuai dengan persyaratan yang diminta. Selain itu, mahasiswa akan mengikuti seleksi dengan Tim Penguji pada waktu yang sudah ditentukan oleh pengelola beasiswa.

WAKTU PENYELENGGARAAN SELEKSI
Seleksi Beasiswa Unggulan diselenggarakan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020 dengan mengikuti jadwal akademik yang berlaku. Detail informasi mengenai proses seleksi Beasiswa Unggulan akan diumumkan di laman kemahasiswaan.uii.ac.id

SASARAN PROGRAM
Sasaran program ini adalah lulusan SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat tahun ajaran 2019/2020 dan 2018/2019 yang tidak mampu secara ekonomi dan memiliki kemampuan akademik yang baik.

PERSYARATAN
Persyaratan untuk mendaftara Beasiswa Bidikmisi tahun 2019 di Universitas Islam Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat yang akan lulus pada tahun ajaran 2019/2020;
  2. Lulusan tahun ajaran 2018/2019 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Islam Indonesia;
  3. Belum pernah ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di salah satu PT di bawah Kemenristekdikti;
  4. Belum pernah menjadi mahasiswa di PT Penyelenggara Bidikmisi ditahun ajaran sebelumnya;
  5. Dinyatakan lolos seleksi calon mahasiswa Universitas Islam Indonesia melalui pola seleksi PBT Bidikmisi;
  6. Pendapatan kotor orangtua/ wali gabungan (suami+istri) setinggi-tingginya Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah) atau pendapatan kotor gabungan orangtua/ wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp. 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh;
  7. Memiliki prestasi akademik yang baik, dibuktikan dengan nilai rapor dan rekomendasi kepala sekolah.
  8. Memiliki prestasi non akademik yang baik, dibuktikan dengan sertifikat penghargaan.

KUOTA PENERIMAAN BEASISWA
Kuota Beasiswa Bidikmis di Universitas Islam Indonesia ditentukan berdasarkan koordinasi UII dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY.

 KOMPONEN BEASISWA 
Sebagai penerima Beasiswa Bidikmisi di Universitas Islam Indonesia, mahasiswa berhak untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang meliputi:

  1. Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar Rp. 2.400.000,-/mahasiswa/semester yang dikelola perguruan tinggi;
  2. Bantuan biaya hidup Rp. 3.900.000,-/mahasiswa/semester yang dibayarkan ke rekening penerima oleh Kemenristekdikti;
  3. Kekurangan biaya pendidikan di luar yang disubsidi oleh pemerintah meliputi SPP tetap, SPP variabel/SKS, Dana Kemahasiswaan, KKN, Asuransi akan dibebaskan oleh UII.

Rincian, besaran dana, serta kekurangan bantuan biaya penyelenggaraan sebagaimana dimaksud sebelumnya ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkan usulan pengelola beasiswa (Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan – DPK UII)

JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA
Beasiswa Bidikmisi Universitas Islam Indonesia diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Bidikmisi pada program sarjana di UII dan paling lama sampai semester 8 (delapan) secara berurutan jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoringdan evaluasi yang dilakukan setiap semester oleh universitas.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN SELEKSI

  1. Pendaftaran Bidikmisi di Universitas Islam Indonesia diawali dengan pendaftaran secara online melalui portal Bidikmisi (http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id) dengan memilih pada program studi yang tersedia di UII;
  2. Setelah melakukan pendaftaran melalui portal Bidikmisi, siswa yang hendak mengikuti proses seleksi beasiswa Bidikmisi di Universitas Islam Indonesia wajib mendaftar pola seleksi Paper Based Test (PBT) Bidikimisi sesuai jadwal yang sudah ditentukan;
  3. Sebelum mengikuti proses seleksi, peserta melakukan proses pendaftaran secara online di sistem admisi UII (admisi.uii.ac.id). Proses ini dapat dilakukan di mana saja (tidak harus datang ke lokasi tes):
  4. Bagi pendaftar yang belum memiliki Nomor Induk Utama (NIU), diwajibkan key in untuk memperoleh NIU UII;
  5. Memilih pola seleksi PBT Bidikmisi secara online pada Menu “Beli Formulir”;
  6. Memilih program studi;
  7. Mendapatkan nomor tagihan.
  8. Pilihan PBT Bidikmisi hanya diperuntukan bagi peserta yang telah terdaftar di portal Bidikmisi;
  9. Pastikan bahwa program studi yang dipili saat pendaftaran di PBT Bidikmisi sama dengan program studi yang dipilih saat pendaftaran pada portal Bidikmisi;
  10. Peserta ujian wajib datang 60 menit sebelum ujian (pukul 08.00 WIB) untuk melakukan perekaman sidik jari dan menyerahkan kelengkapan persyaratan. Proses ini dilaksanakan di masing-masing lokasi tes (tertera di kartu ujian) dan TIDAK BOLEH DIWAKILI;
  11. Pada saat ujian, peserta wajib:
  12. Menunjukkan katu ujian yang telah dicetak sendiri dengan tinta warna (bukan hitam putih);
  13. Menunjukkan surat tanda pengenal diri yang masih berlaku, yaitu: Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Siswa/Surat Izin Mengemudi/Surat Keterangan Siswa dari Kepala Sekolah dengan foto diri yang dicap resmi oleh sekolah;
  14. Melakukan perekaman sidik jari peserta oleh petugas.
  15. Pada jadwal yang telah ditentukan, peserta melihat dan mengunduh hasil pengumuman seleksi PBT Bidikmisi melalui sistem admisi (admisi.uii.ac.id) dengan login terlebih dahulu, dan bagi pendaftar yang dinyatakan diterima dapat mencetak Surat Pemberitahuan Pernyataan Diterima.

KELENGKAPAN BERKAS PENDAFTARAN
Siswa yang mendaftar seleksi Beasiswa Bidikmis di Universitas Islam Indonesia wajib mengirimkan berkas-berkas pendaftaran secara fisik (hardcopy) kepada panitia pada waktu yang telah ditentukan. Adapun berkas-berkas pendaftaran yang harus dilengkapi dan dikirimkan adalah sebagai berikut:

  1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
  2. Foto tampak depan ukuran 4 x 6 berwarna sebanyak 1 lembar;
  3. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
  4. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  5. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  6. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  7. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
  8. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM), bila ada;
  9. Surat Keterangan Penghasilan Orangtua/ wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/ Kecamatan/ Institusi tempat orangtua bekerja yang dapat dibuktikan kebenarannya;
  10. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
  11. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dari orangtuanya/ wali.
  12. Fotokopi bukti pembayaran PBB dari orangtua/ wali.
  13. Foto/ gambar cetak dari rumah/ tempat tinggal (tampak depan, tampak belakang, dan tampak dalam);
  14. Formulir asesmen diri yang telah diisi lengkap. Formullir dapat diunduh melalui situs web pmb.uii.ac.id.

WAKTU PENYELENGGARAAN
Pendaftaran dan seleksi PBT Bidikmisi akan diselenggarakan pada PBT V. Informasi lebih lanjut tentang Bidikmisi dapat dilihat pada situs web pmb.uii.ac.id dan kemahasiswaan.uii.ac.id.

Program Beasiswa Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren merupakan upaya implementasi atas misi dan tujuan Universitas Islam Indonesia (UII) yang secara spesifik bertujuan untuk memberikan bekal kepada kader-kader pemimpin umat di masa yang akan datang, yang siap konsep dan siap praktik serta memantapkan dan memadukan antara agama, sains dan teknologi.

Penerimaan santri Baru Pondok Pesantren UII terdapat dua model rekrutmen, model pertama diperuntukkan bagi mahasiswa baru UII, dan model kedua diperuntukan bagi mahasiswa UII yang telah menempuh perkuliahan 2 (dua) semester pertama. Program Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren UII ditujukan bagi mahasiswa pada program sarjana semua fakultas di UII.

KOMPONEN BEASISWA
Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi yang berasal selain dari Fakultas Kedokteran akan mendapatkan beasiswa berupa:

  1. Pembebasan dari pembayaran uang kuliah, dana Catur Darma Perguruan Tinggi dan pembayaran lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku di universitas;
  2. Pembebasan biaya pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren; dan
  3. Menempati Pondok Pesantren dan menggunakan fasilitas yang diperuntukkan bagi santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pondok Pesantren.

Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi yang berasal dari Fakultas Kedokteran akan mendapatkan beasiswa berupa:

  1. Pembebasan biaya pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren
  2. Menempati Pondok Pesantren dan mempergunakan fasilitas yang diperuntukkan bagi santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pondok Pesantren.

PERSYARATAN UMUM
Pendaftar harus menyerahkan:

  1. SK Rektor yang menunjukkan bahwa pendaftar telah diterima dari salah satu jalur seleksi baik melalui CBT, PBT, PSB maupun PHA.
  2. Formulir pendaftaran sebagi Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren UII yang telah diisi.
  3. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi SMA/SMK/MA atau sederajat.
  4. Fotokopi rapor kelas XII dan fotokopi nilai UAN, masing-masing telah dilegalisasi, sesuai dengan syarat pada masing-masing tipe.
  5. TOEFL/TOAFL dengan skor minimal sesuai dengan persyaratan.
  6. Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian yang telah dilegalisasi.
  7. Mempunyai prestasi lain dan aktif berorganisasi dibuktikan dengan piagam, surat keterangan yang terkait.
  8. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau pimpinan pesantren setempat yang menunjukkan calon berakhlak baik dan aktif beribadah.
  9. Fotokopi akta kelahiran yang membuktikan usia maksimal 21 tahun pada saat mendaftar.
  10. Surat keterangan sehat dari dokter.
  11. Menyerahka tulisan esai tentang “Sukses terbesar dalm hidupku” dan esai tentang “Peranku untuk agama dana masyarakat”.

PERSYARATAN KHUSUS

  1. Dapat berbahasa Arab dan Inggris secara aktif (memiliki TOAFL atau TOEFL dengan skor miniman 450) yang dibuktikan melalui tes lisan dan tertulis serta menyerahkan Sertifikat TOAFL/TOEFL skor minimal 450.
  2. Nilai rata-rata rapor minimal 8,5 (delapan koma lima) atau setara 3,40 (tiga koma empat nol – Kurikulum 2013) dan Ujian Akhir Nasional (UAN) minimal 7 (tujuh) yang dibuktikan dengan fotokopi rapor kelas XII dan fotokopi nilai UAN, masing-masing telah dilegalisasi.

TEMPAT & JADWAL SELEKSI
Ujian Masuk Pesantren (yang meliputi: Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Psikotes dan Ke-pesantren-an) dilaksanakan di Gedung GBPH Prabuningrat (Kantor Rektorat UII) Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km. 14,5 Sleman, Yogyakarta.

KONTAR INFORMASI & PENDAFTARAN
Pendaftar membawa semua dokumen persyaratan umum dan khusus ke Panitia PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) di Gedung Muhammad Adnan (D3 Ekonomi – Lantai 1) Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km. 14,5 Sleman, Yogyakarta.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kontak pengelola Pondok Pesantren UII dinomor 0812 2582 480 (Bapak Suyanto).

Beasiswa

Universitas Islam Indonesia berkomitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dengan menawarkan berbagai skema beasiswa dan bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dan juga mahasiswa asing melalui pendanaan internal UII maupun sumber dana eksternal dari institusi mitra kami.

SASARAN PROGRAM
Sasaran program beasiswa ini adalah mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 yang memiliki kemampuan tinggi menghafal Alquran minimal 15 juz serta memiliki kemampuan akademik tinggi.

JENIS BEASISWA
Beasiswa ini terdiri atas 2 (dua) macam, yakni:

  • Beasiswa Hafiz Alquran 30 Juz
  • Beasiswa Hafiz Alquran 15 Juz

PERSYARATAN
Persyaratan pendaftaran Beasiswa Hafiz Alquran 30 Juz

  1. Dinyatakan lolos seleksi sebagai calon mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 melalui jalur seleksi Penelusuran Hafiz Alquran (PHA).
  2. Calon mahasiswa yang hafal 30 juz dibuktikan dengan syahadah dari mursyid/pengasuh.
  3. Menyerahkan rekomendasi dari mursyid/pengasuh.
  4. Lulus tes hafalan dan seleksi wawancara yang dilakukan oleh Tim Penguji yang telah ditunjuk oleh UII.
  5. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dari sumber lain.

KOMPONEN BEASISWA
Komponen Beasiswa Hafiz Alquran 30 Juz
Sebagai Penerima Beasiswa Hafiz Alquran 30 juz, mahasiswa berhak untuk mendapatkan beasiswa yang meliputi:

  1. Bebas biaya Pendidikan di UII
  2. Bebas Dana Catur Darma
  3. Bantuan Biaya Hidup sebesar Rp. 450.000,- (empat ratus luma puluh ribu rupiah) per bulan.

PERSYARATAN
Persyaratan pendaftaran Beasiswa Hafiz Alquran 15 Juz

  1. Dinyatakan lolos seleksi sebagai calon mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 melalui jalur seleksi Penelusuran Hafiz Alquran (PHA).
  2. Calon mahasiswa yang hafal 15 juz dibuktikan dengan syahadah dari mursyid/pengasuh.
  3. Menyerahkan rekomendasi dari mursyid/pengasuh.
  4. Lulus tes hafalan dan seleksi wawancara yang dilakukan oleh Tim Penguji yang telah ditunjuk oleh UII.
  5. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dari sumber lain.

KOMPONEN BEASISWA
Komponen Beasiswa Hafiz Alquran 15 Juz
Sebagai Penerima Beasiswa Hafiz Alquran 15 juz, mahasiswa berhak untuk mendapatkan beasiswa meliputi:

  1. Bebas biaya pendidikan di UII
  2. Bebas Dana Catur Darma

Rincian dan besaran dana sebagaimana dimaksud sebelumnya ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkaan usulan pengelola beasiswa (Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan – DPK UII)

KUOTA PENERIMA BEASISWA
Kuota penerima Beasiswa Hafiz Alquran adalah 1 (satu) orang per program studi di UII.

JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA
Beasiswa Hafiz Alquran UII diberikan kepada mahasiswa:

  1. Selama menempuh pendidikannya pada program sarjana di Universitas Islam Indonesia dan paling lama sampai semester 8 (delapan) secara berurutan; atau
  2. Selama menempuh pendidikannya pada program diploma di Universitas Islam Indonesia dan paling lama sampai semester 6 (enam) secara berurutan.
  3. Beasiswa akan dievaluasi tiap semester yang berupa evaluasi hafalan dan evaluasi akademik.
  4. Beasisiswa dapat diperpanjang jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan tiap semester oleh universitas.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN SELEKSI
Secara umum, mekanisme pendaftaran untuk mengikuti seleksi Beasiswa Hafiz Alquran adalah dengan mengikuti proses pendaftaran dan seleksi pada pola Penelusuran Hafiz Alquran (PHA) sesuai ketentuan yang berlaku.

WAKTU PENYELENGGARAAN SELEKSI
Seleksi Beasiswa Hafiz Alquran mencakup tes hafalan dan wawancara, dan diselenggarakan bersamaan dengan pola seleksi PHA (lihat jadwal selengkapnya pada Bab Pola Seleksi):

  • Gelombang 1: 6 Maret 2019
  • Gelombang 2: 17 Juni 2019

Catatan: Apabila kuota penerima Beasiswa Hafiz Alquran untuk program studi sudah terpenuhi pada Gelombang 1, maka kuota tersebut tidak dibuka untuk seleksi Gelombang 2.

SASARAN PROGRAM
Sasaran program beasiswa ini adalah mahasiswa baru UII Tahun Akademik 2019/2020 yang memiliki prestasi baik akademik amupun non akademik.

PERSYARATAN

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif program sarjana Universitas Islam Indonesia Angkatan 2019, dibuktikan dengan fotokopi Kartu Mahasiswa;
  2. Memiliki nilai rata-rata rapor selama SMA minimal 7,5;
  3. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik (setara dengan skor 450), dibuktikan dengan Sertifikat TOEFL (atau sejenisnya);
  4. Memiliki kemampuan membaca Alquran yang baik, dibuktikan dengan hasil tes Baca Tulis Alquran (BTAQ) oleh Tim Penguji;
  5. Memiliki kepribadian dan karakter yang baik, dibuktikan dengan hasil wawancara psikologis oleh Tim Penguji;
  6. Memiliki prestasi akademik dan non akademik (olahraga, seni, penalaran) selama pendidikan sebelumnya, dibuktikan dengan sertifikat penghargaan; dan
  7. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lain baik internal maupun eksternal, dibuktikan dengan surat keterangan dari Dekan Fakultas.

KOMPONEN BEASISWA
Sebagai Penerima Beasiswa Unggulan Universitas Islam Indonesia, mahasiswa berhak untuk mendapatkan beasiswa yang meliputi:

  1. Bantuan Biaya Pendidikan di UII (bebas biaya SPP tetap, bebas biaya SPP variabel sesuai dengan pengambilan jumlah SKS tiap semester, bebas biaya KKN)
  2. Bantuan Dana Catur Darma sebesar maksimal Rp. 5.000.000,-

Rincian dan besaran dana sebagaimana dimaksud sebeumnya ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkan usulan pengelola beasiswa (Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan – DPK UII)

KUOTA PENERIMA BEASISWA
Kuota penerima beasiswa ditentukan berdasarkan keputusan hasil rapat pimpinan UII dengan pengelola beasiswa (DPK UII).

JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA
Beasiswa Unggulan UII diberikan kepada mahasiswa selama menempuh pendidikannya pada program sarjana di UII dan paling lama sampai semester 8 (delapan) secara berurutan jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan tiap semester oleh universitas.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN SELEKSI 
Secara umum, mekanisme pendaftaran untuk mendapatkan beasiswa adalah dengan mengajukan permohonan secara tertulis disertai dengan bukti-bukti pelengkap sesuai dengan persyaratan yang diminta. Selain itu, mahasiswa akan mengikuti seleksi dengan Tim Penguji pada waktu yang sudah ditentukan oleh pengelola beasiswa.

WAKTU PENYELENGGARAAN SELEKSI
Seleksi Beasiswa Unggulan diselenggarakan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020 dengan mengikuti jadwal akademik yang berlaku. Detail informasi mengenai proses seleksi Beasiswa Unggulan akan diumumkan di laman kemahasiswaan.uii.ac.id

SASARAN PROGRAM
Sasaran program ini adalah lulusan SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat tahun ajaran 2019/2020 dan 2018/2019 yang tidak mampu secara ekonomi dan memiliki kemampuan akademik yang baik.

PERSYARATAN
Persyaratan untuk mendaftara Beasiswa Bidikmisi tahun 2019 di Universitas Islam Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat yang akan lulus pada tahun ajaran 2019/2020;
  2. Lulusan tahun ajaran 2018/2019 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Islam Indonesia;
  3. Belum pernah ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di salah satu PT di bawah Kemenristekdikti;
  4. Belum pernah menjadi mahasiswa di PT Penyelenggara Bidikmisi ditahun ajaran sebelumnya;
  5. Dinyatakan lolos seleksi calon mahasiswa Universitas Islam Indonesia melalui pola seleksi PBT Bidikmisi;
  6. Pendapatan kotor orangtua/ wali gabungan (suami+istri) setinggi-tingginya Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah) atau pendapatan kotor gabungan orangtua/ wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp. 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh;
  7. Memiliki prestasi akademik yang baik, dibuktikan dengan nilai rapor dan rekomendasi kepala sekolah.
  8. Memiliki prestasi non akademik yang baik, dibuktikan dengan sertifikat penghargaan.

KUOTA PENERIMAAN BEASISWA
Kuota Beasiswa Bidikmis di Universitas Islam Indonesia ditentukan berdasarkan koordinasi UII dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY.

 KOMPONEN BEASISWA 
Sebagai penerima Beasiswa Bidikmisi di Universitas Islam Indonesia, mahasiswa berhak untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang meliputi:

  1. Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar Rp. 2.400.000,-/mahasiswa/semester yang dikelola perguruan tinggi;
  2. Bantuan biaya hidup Rp. 3.900.000,-/mahasiswa/semester yang dibayarkan ke rekening penerima oleh Kemenristekdikti;
  3. Kekurangan biaya pendidikan di luar yang disubsidi oleh pemerintah meliputi SPP tetap, SPP variabel/SKS, Dana Kemahasiswaan, KKN, Asuransi akan dibebaskan oleh UII.

Rincian, besaran dana, serta kekurangan bantuan biaya penyelenggaraan sebagaimana dimaksud sebelumnya ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkan usulan pengelola beasiswa (Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan – DPK UII)

JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA
Beasiswa Bidikmisi Universitas Islam Indonesia diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Bidikmisi pada program sarjana di UII dan paling lama sampai semester 8 (delapan) secara berurutan jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoringdan evaluasi yang dilakukan setiap semester oleh universitas.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN SELEKSI

  1. Pendaftaran Bidikmisi di Universitas Islam Indonesia diawali dengan pendaftaran secara online melalui portal Bidikmisi (http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id) dengan memilih pada program studi yang tersedia di UII;
  2. Setelah melakukan pendaftaran melalui portal Bidikmisi, siswa yang hendak mengikuti proses seleksi beasiswa Bidikmisi di Universitas Islam Indonesia wajib mendaftar pola seleksi Paper Based Test (PBT) Bidikimisi sesuai jadwal yang sudah ditentukan;
  3. Sebelum mengikuti proses seleksi, peserta melakukan proses pendaftaran secara online di sistem admisi UII (admisi.uii.ac.id). Proses ini dapat dilakukan di mana saja (tidak harus datang ke lokasi tes):
  4. Bagi pendaftar yang belum memiliki Nomor Induk Utama (NIU), diwajibkan key in untuk memperoleh NIU UII;
  5. Memilih pola seleksi PBT Bidikmisi secara online pada Menu “Beli Formulir”;
  6. Memilih program studi;
  7. Mendapatkan nomor tagihan.
  8. Pilihan PBT Bidikmisi hanya diperuntukan bagi peserta yang telah terdaftar di portal Bidikmisi;
  9. Pastikan bahwa program studi yang dipili saat pendaftaran di PBT Bidikmisi sama dengan program studi yang dipilih saat pendaftaran pada portal Bidikmisi;
  10. Peserta ujian wajib datang 60 menit sebelum ujian (pukul 08.00 WIB) untuk melakukan perekaman sidik jari dan menyerahkan kelengkapan persyaratan. Proses ini dilaksanakan di masing-masing lokasi tes (tertera di kartu ujian) dan TIDAK BOLEH DIWAKILI;
  11. Pada saat ujian, peserta wajib:
  12. Menunjukkan katu ujian yang telah dicetak sendiri dengan tinta warna (bukan hitam putih);
  13. Menunjukkan surat tanda pengenal diri yang masih berlaku, yaitu: Kartu Tanda Penduduk/Paspor/Kartu Siswa/Surat Izin Mengemudi/Surat Keterangan Siswa dari Kepala Sekolah dengan foto diri yang dicap resmi oleh sekolah;
  14. Melakukan perekaman sidik jari peserta oleh petugas.
  15. Pada jadwal yang telah ditentukan, peserta melihat dan mengunduh hasil pengumuman seleksi PBT Bidikmisi melalui sistem admisi (admisi.uii.ac.id) dengan login terlebih dahulu, dan bagi pendaftar yang dinyatakan diterima dapat mencetak Surat Pemberitahuan Pernyataan Diterima.

KELENGKAPAN BERKAS PENDAFTARAN
Siswa yang mendaftar seleksi Beasiswa Bidikmis di Universitas Islam Indonesia wajib mengirimkan berkas-berkas pendaftaran secara fisik (hardcopy) kepada panitia pada waktu yang telah ditentukan. Adapun berkas-berkas pendaftaran yang harus dilengkapi dan dikirimkan adalah sebagai berikut:

  1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
  2. Foto tampak depan ukuran 4 x 6 berwarna sebanyak 1 lembar;
  3. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
  4. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  5. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  6. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  7. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
  8. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM), bila ada;
  9. Surat Keterangan Penghasilan Orangtua/ wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/ Kecamatan/ Institusi tempat orangtua bekerja yang dapat dibuktikan kebenarannya;
  10. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
  11. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dari orangtuanya/ wali.
  12. Fotokopi bukti pembayaran PBB dari orangtua/ wali.
  13. Foto/ gambar cetak dari rumah/ tempat tinggal (tampak depan, tampak belakang, dan tampak dalam);
  14. Formulir asesmen diri yang telah diisi lengkap. Formullir dapat diunduh melalui situs web pmb.uii.ac.id.

WAKTU PENYELENGGARAAN
Pendaftaran dan seleksi PBT Bidikmisi akan diselenggarakan pada PBT V. Informasi lebih lanjut tentang Bidikmisi dapat dilihat pada situs web pmb.uii.ac.id dan kemahasiswaan.uii.ac.id.

Program Beasiswa Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren merupakan upaya implementasi atas misi dan tujuan Universitas Islam Indonesia (UII) yang secara spesifik bertujuan untuk memberikan bekal kepada kader-kader pemimpin umat di masa yang akan datang, yang siap konsep dan siap praktik serta memantapkan dan memadukan antara agama, sains dan teknologi.

Penerimaan santri Baru Pondok Pesantren UII terdapat dua model rekrutmen, model pertama diperuntukkan bagi mahasiswa baru UII, dan model kedua diperuntukan bagi mahasiswa UII yang telah menempuh perkuliahan 2 (dua) semester pertama. Program Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren UII ditujukan bagi mahasiswa pada program sarjana semua fakultas di UII.

KOMPONEN BEASISWA
Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi yang berasal selain dari Fakultas Kedokteran akan mendapatkan beasiswa berupa:

  1. Pembebasan dari pembayaran uang kuliah, dana Catur Darma Perguruan Tinggi dan pembayaran lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku di universitas;
  2. Pembebasan biaya pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren; dan
  3. Menempati Pondok Pesantren dan menggunakan fasilitas yang diperuntukkan bagi santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pondok Pesantren.

Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi yang berasal dari Fakultas Kedokteran akan mendapatkan beasiswa berupa:

  1. Pembebasan biaya pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren
  2. Menempati Pondok Pesantren dan mempergunakan fasilitas yang diperuntukkan bagi santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pondok Pesantren.

PERSYARATAN UMUM
Pendaftar harus menyerahkan:

  1. SK Rektor yang menunjukkan bahwa pendaftar telah diterima dari salah satu jalur seleksi baik melalui CBT, PBT, PSB maupun PHA.
  2. Formulir pendaftaran sebagi Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren UII yang telah diisi.
  3. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi SMA/SMK/MA atau sederajat.
  4. Fotokopi rapor kelas XII dan fotokopi nilai UAN, masing-masing telah dilegalisasi, sesuai dengan syarat pada masing-masing tipe.
  5. TOEFL/TOAFL dengan skor minimal sesuai dengan persyaratan.
  6. Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian yang telah dilegalisasi.
  7. Mempunyai prestasi lain dan aktif berorganisasi dibuktikan dengan piagam, surat keterangan yang terkait.
  8. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau pimpinan pesantren setempat yang menunjukkan calon berakhlak baik dan aktif beribadah.
  9. Fotokopi akta kelahiran yang membuktikan usia maksimal 21 tahun pada saat mendaftar.
  10. Surat keterangan sehat dari dokter.
  11. Menyerahka tulisan esai tentang “Sukses terbesar dalm hidupku” dan esai tentang “Peranku untuk agama dana masyarakat”.

PERSYARATAN KHUSUS

  1. Dapat berbahasa Arab dan Inggris secara aktif (memiliki TOAFL atau TOEFL dengan skor miniman 450) yang dibuktikan melalui tes lisan dan tertulis serta menyerahkan Sertifikat TOAFL/TOEFL skor minimal 450.
  2. Nilai rata-rata rapor minimal 8,5 (delapan koma lima) atau setara 3,40 (tiga koma empat nol – Kurikulum 2013) dan Ujian Akhir Nasional (UAN) minimal 7 (tujuh) yang dibuktikan dengan fotokopi rapor kelas XII dan fotokopi nilai UAN, masing-masing telah dilegalisasi.

TEMPAT & JADWAL SELEKSI
Ujian Masuk Pesantren (yang meliputi: Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Psikotes dan Ke-pesantren-an) dilaksanakan di Gedung GBPH Prabuningrat (Kantor Rektorat UII) Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km. 14,5 Sleman, Yogyakarta.

KONTAR INFORMASI & PENDAFTARAN
Pendaftar membawa semua dokumen persyaratan umum dan khusus ke Panitia PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) di Gedung Muhammad Adnan (D3 Ekonomi – Lantai 1) Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km. 14,5 Sleman, Yogyakarta.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kontak pengelola Pondok Pesantren UII dinomor 0812 2582 480 (Bapak Suyanto).